Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
22 Jul 2026 47 pembaca ADMIN Dinas Perpustakaan dan Arsip

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang Gelar Diskusi Kelompok Terarah Penerbitan Buku Kearifan Lokal dan Perencanaan Karya Selanjutnya

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kelompok Terarah Penerbitan Buku Kearifan Lokal dan Perencanaan Karya Selanjutnya pada Jumat (17/07/2026) di The Grantage Hotel & Sky Lounge, Serpong BSD. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam memperkuat ekosistem literasi daerah melalui pengembangan budaya menulis, peningkatan kapasitas para penulis, serta membangun jejaring kolaborasi antara pemerintah, komunitas literasi, akademisi, dan masyarakat.      

Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengolahan, Pelayanan, dan Pembinaan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang, Devi Fibriyanti Has. Dalam laporannya disampaikan bahwa penyelenggaraan bedah buku bertujuan Meningkatkan kompetensi dan motivasi masyarakat dalam bidang kepenulisan, Menjadi wadah silaturahmi, diskusi, dan berbagi pengalaman bagi para penulis dan pegiat literasi, dan Mendorong lahirnya karya-karya tulis yang berkualitas dan mengangkat potensi, sejarah, budaya, serta kearifan lokal Kabupaten Tangerang.


Forum Penulis Kabupaten Tangerang menghadirkan dua materi utama yang dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh AJ Susmana, Tenaga Ahli Menteri Sosial RI sekaligus pegiat sastra. Materi pertama disampaikan oleh Drs. Edi Kusmaya, M.Pd., Pemimpin Redaksi Tabloid Cakra Banten, dengan tema “Menggali dan Mendokumentasikan Kekayaan Budaya Lokal Kabupaten Tangerang.” Ia menekankan pentingnya mendokumentasikan budaya lokal agar tetap dikenal dan dipahami oleh generasi muda. Menurutnya, Kabupaten Tangerang memiliki beragam potensi budaya, mulai dari sejarah daerah, kearifan lokal, hingga kisah-kisah inspiratif masyarakat yang perlu terus dilestarikan melalui tulisan.

Selanjutnya, sastrawan dan penulis Rini Intama menyampaikan materi “Pelestarian Tradisi dan Identitas Daerah melalui Buku.” Ia menjelaskan bahwa berbagai tradisi dan kearifan lokal perlu disampaikan dengan pendekatan yang relevan agar dapat dipahami oleh generasi saat ini. Nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur tidak hanya perlu dilestarikan, tetapi juga dijelaskan maknanya agar tetap memiliki manfaat bagi kehidupan masyarakat.



Pada sesi diskusi, Rini Intama juga mengusulkan penyusunan antologi dongeng, legenda, dan mitos Kabupaten Tangerang sebagai upaya mendokumentasikan warisan budaya daerah. Usulan tersebut mendapat respons positif dari peserta forum. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan, menyampaikan pandangan, serta berbagi pengalaman mengenai proses kreatif penulisan, strategi pelestarian budaya melalui karya tulis, dan upaya mendokumentasikan sejarah serta kearifan lokal Kabupaten Tangerang. Diskusi tersebut menghasilkan berbagai masukan dan gagasan yang diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong lahirnya karya-karya literasi yang berkualitas serta memperkuat pelestarian budaya daerah melalui media tulisan.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan, menyampaikan pandangan, serta berbagi pengalaman mengenai proses kreatif penulisan, strategi pelestarian budaya melalui karya tulis, dan upaya mendokumentasikan sejarah serta kearifan lokal Kabupaten Tangerang. Diskusi tersebut menghasilkan berbagai masukan dan gagasan yang diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong lahirnya karya-karya literasi yang berkualitas serta memperkuat pelestarian budaya daerah melalui media tulisan.


Pada akhir kegiatan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang menyerahkan terbitan buku kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan dalam meningkatkan minat baca, memperluas wawasan, dan mendorong tumbuhnya semangat berkarya di bidang literasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas literasi, akademisi, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam upaya melestarikan budaya serta mengembangkan ekosistem literasi di Kabupaten Tangerang.


"Terlibat dengan hati, bersinergi dalam aksi, dan berdampak bagi negeri. Bersama menguatkan literasi untuk mewujudkan Masyarakat yang cerdas, Kabupaten Tangerang Semakin Gemilang, dan Indonesia Emas.”






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.